Ramai di media sosial sebuah video yang membuat pemotor harus menunduk ketika melintas di bawahnya. Tak sedikit warga kesulitan saat akan melewatinya.
Hingga berita ini dimuat, postingan itu sudah mendapat ratusan komentar, dan memancing berbagai respon dari warganet.
"Ketika lewat sini anda akan diajak olahraga punggung," tulis akun Luqmanul Hakim.
"Sakti bener mbah, bisa kayang," komen Yuangga Prayogo.
Diketahui, terowongan yang berada di lokasi tidak jauh dari bekas gudang penyimpanan pusaka (gedong jimat) di RT 3 RW 2, Desa Karangmalang, Ketanggungan, ini memiliki panjang 5 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 1 meter.
Meski memiliki ukuran sempit, banyak warga yang tiap hari menggunakannya sebagai jalur alternatif menuju kawasan kota, dan pasar. Namun sejak lima hari lalu, intensitas warga yang melewati terowongan itu makin banyak.
Untuk melalui terowongan ini, warga harus membungkukkan badan agar kepala tidak terbentur atap terowongan. Bahkan pemotor ada yang harus rebahan dan mengambil posisi kayang di jok motor ketika masuk terowongan.
Alasannya, jalur utama yang menghubungkan pasar dan pusat kota kecamatan tengah dilakukan perbaikan.
"Setelah ada perbaikan di underpass Karangmalang banyak warga masyarakat dari Ketanggungan selatan yang menggunakan jalur ini," jelas Suroto, hari ini.AduQ Online Terbaik


No comments:
Post a Comment