Kasus pembunuhan WNI asal Bandung korban mutilasi di Malaysia sudah mengalami perkembangan.
Istri korban tak kuasa menahan tangis Bandar Q saat mengingat suaminya yang tak lain WNI asal Bandung korban mutilasi di Malaysia.
WNI asal Bandung korban mutilasi di Malaysia ditemukan dalam keadaan yang sudah tidak utuh.
Korban diketahui bernama Nuryanto (37) yaitu seorang pengusaha tekstil asal Baleendah, Kabupaten Bandung dan juga temannya Ai Munawaroh.
Diketahui bahwa Nuryanto bertandang ke Malaysia dengan tujuan tertentu.
Yaitu untuk menagih hutang kepada rekan kerjanya yang macet bayar tagihan, sementara dirinya sudah ditagih pihak pabrik.
Agen Bandar Hutang yang ditagih tidak main-main besarnya, yaitu sekitar Rp 2 miliar.
Kala itu, Nuryanto check in hotel di Malaysia untuk tanggal 21-23 Januari.
Tapi sang istri mengaku telah lost contact pada tanggal 22 Januari, hal ini dijelaskan oleh tim pengacaranya.
“Kita lost contact tanggal 22 Januari, handpone dia sudah enggak aktif. Karena chek in di hotel terakhir tanggal 21-23 otomatiskan tanggal 23 dia harus pulang, masuk tengah malamnya tanggal 21 sudah lost contact,".
Tentu sang istri, Meli Rahmawati tak menyangka jika malam itu menjadi komunikasi terakhirnya dengan sang suami.
Kala itu Meli sempat mengucapkan selamat ulang tahun pada suaminya.
"Iya kemarin saya sempat nelepon Aa, saya ngucapin selamat ulang tahun. Dia bilang makasi katanya 'oh iya Aa ulang tahun ya'. Mungkin dia lupa," ujarnya.
Kini pelaku pembunuhan dan mutilasi sudah ditangkap.
Mabes Polri mengonfirmasi bahwa Polisi Diraja Malaysia (PDRM) sudah menangkap dua orang yang diduga pelaku pembunuhan dan mutilasi Nuryanto dan Ai Munawaroh di Malaysia.
Terduga pelaku rupanya Domino QQ adalah rekan bisnis dari nuryanto.
Kini proses hukum masih berlanjut.


No comments:
Post a Comment