Pemakaman Untuk Anjing Ini Habiskan Rp72 Juta, Ternyata Inilah Bagian yang Paling Mahal - Mengulas Infomasi Terbaru

Wednesday, January 16, 2019

Pemakaman Untuk Anjing Ini Habiskan Rp72 Juta, Ternyata Inilah Bagian yang Paling Mahal


Seorang pemilik anjing yang bersedih setelah kehilangan anjing kesayangannya, menggelar upacara penguburan senilai 4 ribu poundsterling (Rp72 juta).

Ini dilakukan sebagai penghormatan terakhir pada hewan peliharannya itu. Domino QQ

Sasha Smajic mengatakan anjing itu layak mendapatkan rasa hormat, seperti anggota keluarga lainnya.

Anjing berjenis Staffordshire Bull Terrier ini mati di usia 11 tahun bertepatan pada perayaan Natal.

Ia menderita serangan jantung dan mati di meja operasi.

Biaya itu termasuk 225 poundsterling (Rp 4 juta) untuk merpati dan 620 Poundsterling (Rp 11,2 juta) untuk rangkaian bunga bertuliskan namanya.

Jenazah Captain dijemput dari dokter menggunakan kereta kuda, menuju taman tempat anjing itu sering bermain.

Setelah berkeliling dengan kereta kuda, peti kemudian dipindahkan ke mobil jenazah, menuju Bandar Q Pemakaman Willow Haven di Bedmond, Hertfordshire.

Pemilik tempat pemakaman itu, Maureen Beach membaca sebuah puisi di sisi kuburan Captain.

Lalu 11 ekor burung merpati dilepaskan ke udara pada jam 2 siang selama kebaktian dan setelah ia diturunkan ke tanah.

Sasha meletakkan sepiring ayam dan keripik di atas meja karena itu adalah makanan yang anjing itu sukai.

"Captain berhak pemakaman khusus ini. Bagi sebagian orang dia adalah seekor anjing, bagiku dia adalah anakku, dia adalah segalanya bagiku dan akan selalu begitu."

"Saya tidak berpikir kita harus membedakan antara hewan dan manusia. Jika Anda memutuskan untuk memiliki hewan peliharaan, maka Anda telah memutuskan untuk Agen Bandar memiliki anak di keluarga Anda dan mereka harus dihormati sama seperti manusia. dan kembali."

Secara keseluruhan benda menggunakan warna putih, karena bagi Sasha Captain seperti malaikat.

Mengetahui anjing kesayangannya meninggal, Sasha mengatakan dia tidak makan selama seminggu setelah kematiannya.

"Ketika dia meninggal saya tidak bisa berbicara dengan siapa pun dan mengunci diri di kamar saya selama tujuh hari, saya tidak bisa makan."

"Aku masih memiliki rasa sakit di hatiku, sepertinya seseorang telah merobek sesuatu dari diriku dan itu kosong di sana."

Wanita itu juga menambahkan, dirinya mendapat banyak bantuan untuk menjalankan pemakaman impian bagi Captain.

Ia berterimakasih pada pihak yang membantu, termasuk di antaranya pemilik pemakaman.

No comments:

Post a Comment