Baru Menikah 5 Hari, Suami di Lampung Timur Ini Tega Bunuh Istri yang Masih 17 Tahun Karena Masalah Sepele - Mengulas Infomasi Terbaru

Wednesday, January 23, 2019

Baru Menikah 5 Hari, Suami di Lampung Timur Ini Tega Bunuh Istri yang Masih 17 Tahun Karena Masalah Sepele


Seorang suami di Lampung Timur tega membunuh istrinya sendiri yang baru dinikahinya selama 5 hari.

Sang suami yang diketahui bernama Junaidi (23) diketahui membunuh istrinya, Alika Setia Puri (17), pada Minggu (20/1/2019).

Pasangan ini merupakan warga Desa Marandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur. Domino QQ
Melansir laman Tribun Lampung, Alika ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamarnya sekitar pukul 14.00 WIB oleh ibu mertuanya.

Melihat menantunya tewas bersimbah darah, sang mertua pun histeris dan didengar oleh adik Junaidi.

Saat sang adik melihatnya, ia langsung menghubungi Junaidi yang sedang berada di pasar berjarak 100 meter dari rumahnya.

Mendapat kabar tersebut Junaidi langsung pulang ke rumah.

Keluarganya menghubungi kepala desa yang juga menghubungi petugas Bhabinkamtibnas dan Babinsa setempat.

Pihak kepolisian pun datang dan melakukan penyelidikan terkait pembunuhan tersebut.

Saat diperiksa, polisi menemukan sayatan senjata tajam pada bagian leher korban.

Polisi menduga, pelaku pembunuhan tersebut menggorok leher korban menggunakan badik, sejenis pisau tajam khas Bugis.

Kemudian mereka langsung menginterogasi Junaidi.



Awalnya Junaidi mengelak tuduhan bahwa ia yang sudah membunuh sang istri.

Bahkan, Junaidi sempat berpura-pura kaget ketika diberitahu bahwa sang istri telah meninggal dunia.

Ia mengatakan kepada polisi bahwa sang istri tewas dengan cara bunuh diri.

Namun kebohongan Junaidi ini terbongkar setelah polisi memeriksa kondisi leher korban.

Junaidi yang sebelumnya ngotot menyangkal pembunuhan tersebut akhirnya menyerah di hadapan polisi dan mengakui perbuatannya.

Laki-laki tersebut pun mengaku telah membunuh sang istri menggunakan sebilah badik pukul 13.25 WIB, setengah jam sebelum korban ditemukan.

Kepada polisi Junaidi mengaku tega membunuh istrinya lantaran sakit hati karena disebut 'gila'.

"Hasil pemeriksaan kita, motifnya itu karena sakit hati. Jadi saat itu pelaku minta tolong sama korban Agen Bandar untuk menemaninya ke rumah orangtuanya. Tapi korban menolak karena sedang sakit. Saat itu terjadi cekcok dan korban bilang pelaku gila," ujar Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro.

Taufan menambahkan, pelaku langsung naik pitam kala korban mengatainya seperti itu.

Junaidi pun secara reflek mencekik sang istri dengan kaus dalam putih.

"Saat itu korban bilang suaminya gila. Suaminya jengkel dan spontan mencekik leher istrinya pakai kaus dalam putih. Baru kemudian pelaku ambil badik," sambung Taufan.

Menurut Taufan, sejauh ini tidak ada kelainan jiwa atau gangguan mental pada diri pelaku.

Saat diperiksa, Junaidi berperilaku normal dan bisa menjawab pertanyaan yang diajukan penyidik.

Meski begitu, pihaknya akan mendatangkan psikolog guna mengetahui kondisi kejiwaan pelaku.

“Sampai saat ini pelaku normal, tidak ada gangguan jiwa. Apa yang kita tanya, dia jawab. Bahkan, dia juga mengaku menyesal melakukan itu. Kami sudah olah TKP dan kita juga tidak menemukan ada riwayat penyakit kejiwaan dari pelaku,” Bandar Q ujar Taufan lagi.

Pelaku langsung diringkus polisi empat jam setelah kejadian.

"Sudah ditangkap tidak lama dari kejadian," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Sulistyaningsih.

Sulis menjelaskan bahwa pasangan suami istri ini baru menikah beberapa hari yang lalu.

"Iya baru menikah. Itu pun awalnya pelaku berkilah membunuh," sambungnya.

No comments:

Post a Comment