Namanya Pulau Faisans atau dikenal juga sebagai Pulau Pheasant.
Pulau ini bisa dikatakan unik, karena setiap 6 bulan sekali akan berganti negara.
Lebih tepatnya pulau ini setiap 6 bulan akan dimiliki oleh perancis dan 6 bulan kemudian akan dimiliki oleh Spanyol Bandar Q
Pulau ini sekarang menjadi milik Perancis. Namun, tanggal 1 Februari – 31 Juli 2019 nanti, pulau ini akan diberikan secara sukarela ke Spanyol.
Penyerahaan ini terus berlangsung secara bergantian setiap enam bulan sekali selama lebih dari 350 tahun.
Loh, kok bisa ya? ternyata di baliknya ada sejarah panjang yang pernah terjadi.
Pulau Tak Berpenghuni
Pulau Faisans terletak di Hendaye, sebuah kota di sebelah barat daya Perancis, di tepi kanan sungai Bidasoa, yang menandai perbatasan dengan Irun, Spanyol.
Di pulau ini, tidak ada penduduk yang hidup dan tinggal sana.
Di Pulau Faisans hanya terdapat sebuah monumen tua untuk memberi penghormatan kepada peristiwa sejarah pada 1659.
Agen Bandar Mengakhiri Perang
Sebelumnya, Spanyol dan Perancis terlibat perang di pulau ini.
Dalam waktu tiga bulan, Spanyol dan Perancis bernegosiasi untuk mengakhiri perang. Mereka ingin membuat pulau ini menjadi sebuah tempat yang netral.
Kesepakatan damai pun disetujui. Kesepakatan ini bernama perjanjian Pinera. Pulau Faisans pun menjadi wilayah pertukaran dan batas demarkasi atau batas pemisah.
Perjanjian kedua negara diikat dalam pernikahan kerajaan antara raja Perancis Louis XIV dan putri dari raja Spanyol Philip IV.
Dari perjanjian ini, akhirnya ditentukan bahwa Domino QQ selama enam bulan dalam setahun, dari 1 Februari sampai 31 Juli, Pulau Faisans berada di wilayah hukum Spanyol.
Setelah itu di enam bulan berikutnya, Pulau Faisans menjadi milik Perancis.


No comments:
Post a Comment